Tuesday, 18 December 2018

Kalau Rasa Putus Asa Jom Dengarkan "Tasma'uni Robbah"


تَسۡمَعُوۡنِيۡ رَبَّاهۡ، تَدۡرِيۡ خَلَجَاتِيۡ وَمُنَاجَاتِيۡ، تَعۡلَمُ يَا اللهۡ، لَمَّا فِى الدُّنۡيَا هُمۡ حَاجَاتِيۡ، تَرَكۡتُ الۡعَبِيۡد، مَا اَنۡتَ تُرِيۡدُ اُرِيۡد، لَوۡ تَرۡضٰى عَنِّيۡ جُدَ مَنِّ، مَا لِذَاكَ مَزِيۡد Engkau mendengarkanku, Oh Tuhan..
Engkau mengetahui kesibukan-kesibukanku dan permohonan-permohonanku.
Engkau maha tahu, Wahai Alloh..
Ketika di dunia, mereka itulah kebutuhan-kebutuhanku (yaitu, kesibukan-kesibukan dan permohonan-permohonan duniawi)
(sehingga karenanya) Aku meninggalkan pengabdian (kepada-Mu)
Apa yang tidak Engkau harapkan, justru aku mengharapkannya (yaitu, dengan mementingkan urusan dunia dan menyia-nyiakan juga mengabaikan akhirat)
Jikalau Engkau meridloiku (tidak marah kepadaku), maka bermurahlah dan anugerahilah aku,
karena berkat keridloan-Mu (berkat Engkau merelakan aku), itu semua sudah lebih dari cukup..
تَسۡمَعُوۡنِيۡ رَبَّاهۡ، تَدۡرِيۡ خَلَجَاتِيۡ وَمُنَاجَاتِيۡ، تَعۡلَمُ يَا الله، لَا مَا فِى الدُّنۡيَا هُمۡ حَاجَاتِيۡ، تَرَكۡتُ الۡعَبِيۡد، مَا اَنۡتَ تُرِيۡدُ اُرِيۡد، لَوۡ تَرۡضٰى عَنِّيۡ جُدَ مَنِّ، مَا لِذَاكَ مَزِيۡد Engkau mendengarkanku, Oh Tuhan..
Engkau mengetahui kesibukan-kesibukanku dan permohonan-permohonanku.
Engkau maha tahu, Wahai Alloh..
Tidaklah apa yang ada di dunia ini itu semua yang aku butuhkan, (sehingga karenanya) aku meninggalkan pengabdian (kepada-Mu).
(Padahal) Apa yang Engkau harapkan, Aku juga mengharapkan itu.
Jikalau Engkau meridloiku (tidak marah kepadaku), maka bermurahlah dan anugerahilah aku,
karena berkat keridloan-Mu (berkat Engkau merelakan aku), itu semua sudah lebih dari cukup..
وَصۡلًا فِيۡكَ اَرۡجُوۡ رَبَّ الۡعَالَمِيۡن، اَفۡلَحَ مَنۡ سَيَنۡجُوۡ بِالۡحُبِّ الۡيَقِيۡن، يَعِيۡشُ الۡحَيَاةَ بِنَهۡجٍ قَوِيۡمٍ، يَسِيۡرُ الصِّرَاطَ بِنُوۡرٍ عَظِيۡمٍ، بِقُرۡبٍ نَعِيۡمٍ Aku berharap bahwa aku dapat berjumpa dengan-Mu, Wahai pencipta seluruh alam..
Alangkah bahagianya orang yang kelak dia akan selamat karena keyakinan cintanya (kepada-Mu)..
Akan hidup (bahagia kelak di akhirat) dengan kekal sebab dia telah menapaki (menempuh) jalan yang lurus..
Akan menyebrangi (melewati) jembatan (di akhirat) disertai cahaya yang agung..
(Akan memperoleh kedekatan) dengan kedekatan yang nyata dan keni’matan (di surga).
يَارَبَّ تَسَمَّى بِالۡكَافِ الۡوَدُوۡد، حَاشَ يَاحَبِيۡبِيۡ ذَبۡحِيۡ بِالصُّدُوۡد، إِذَا سُدۡتَ قَلۡبًا اُنَاجِيۡكَ فِيۡهِ، وَاَلَّفۡتَ سَرۡبًا تَأَوَّيۡتُ فِيۡهِ، فَمَنۡ ذَا شَبِيۡهِيۡ؟!

Wahai Tuhan, Aku memohon keramahan-Mu..
Dengan pertolongan-Mu yang Maha Mengasihi, Maha Suci Engkau, Wahai kekasihku, hatiku ini hancur..
Bilamana Engkau menguasai hati (ini), maka aku akan memohon (kepada-Mu) di dalamnya..
Dan bilamana Engkau menghimpun hati (ini), maka aku pun terhimpun di dalamnya.
(Jika seperti itu) Maka siapakah yang dapat menyerupaiku?! (di dalam keberuntungan karena dapat selalu bersama-Mu di dalam hatiku setiap saat)
اِلۡزَمۡ حَبۡلَ الله، مَنۡ يَسۡتَمۡسِكۡ يَعۡصِمۡهُ الله، مَنۡ يَطۡلُبۡ مَوۡلَاه، لَا يَأۡنَسُ لَا يَرۡضٰى بِسِوَاهُ، قَرِيۡبٌ قَرِيۡب، وَالشَّارِدُ عَنۡهُ غَرِيۡق، نَادَكَ حَبِيۡبِيۡ اُدۡنُ عَبۡدِ مَنۡ سِوَايَ طَفِيۡق Pegang teguh agama Alloh (Agama Islam). Barang siapa yang berpegang teguh padanya, maka dia akan dijaga oleh Alloh (dari kemarahannya dan siksanya di neraka).
Barang siapa yang mencari keridloan Alloh (kerelaan Alloh terhadap dirinya sehingga Alloh tidak marah dan membencinya), maka dia tidak akan berputus asa (dalam mencari keridloan Alloh).
(Orang) yang meninggalkan-Nya (menjauhi Alloh dengan bermaksiat / melakukan dosa kepada-Nya) akan tenggelam (di dalam lautan kesalahan dan dosa, juga tenggelam di dalam api siksa neraka).
Hamba Mu memanggilmu, Wahai kekasihku..
Orang selainku pun menetapi hal yang sama (maksudnya, orang lain pun sama sepertiku, kami dan mereka ingin mendapatkan ridlo-Mu agar kami selamat dari siksa-Mu dan tinggal di dalam surga-Mu).
اَدۡعُوۡكَ إِلٰهِيۡ رَبِّ اجۡعَلۡ قَلۡبِيۡ بِحُبِّكَ مَوۡصُوۡل، كُلُّ الدُّنۡيَا تَفۡنٰى وَمَأَلُهَا مَوۡتٌ وَذُبُوۡل، فَهَبۡ لِيۡ رِضَاك، وَاُنۡسَ لِقَاك، يَوۡمَ اۡلحَشۡرِ اجۡعَلۡنِيۡ مِمَّنۡ يَلۡقٰى مِنۡكَ قَبُوۡل Aku berdoa kepada Tuhanku, Wahai Tuhanku, Jadikanlah kecintaanku kepada-Mu di dalam hatiku. Cinta yang tersampaikan (cinta yang sesungguhnya dan cinta yang Engkau terima).
Karena seluruh dunia ini akan hancur, begitupun setiap tempat yang ada di dunia, itu semua akan mati dan lenyap.
Maka berikanlah aku (anugerahilah aku) keridloan-Mu (kerelaanmu terhadapku, sehingga Engkau tidak marah dan membenciku).
Dan (berikanlah aku) kebahagiaan / kesenangan (abadi) dengan dapat berjumpa dengan-Mu (di dalam surga-Mu).
Dan jadikanlah aku, di saat digiringkannya semua manusia ke padang mahsyar, dari sebagian golongan orang-orang yang Engkau terima (keimanan, keislaman, juga seluruh amal baiknya)

1 comment:

yeaslmn said...

Bagus. Terima kasih share :)